Saturday, September 02, 2006

rumah hutan

rumah hutan bisa juga disebut hutan dengan rumah. saat ini lebih banyak manusia yang lebih menyenangi keindahan, sehingga lebih banyak yang membangun rumah dengan taman ataupun hanya sekedar ornamen non-natural. penggunaan jenis-jenis tanaman berkayu (pohon) cenderung sangat sedikit. semisal untuk jenis mangga, alpukat ataupun jenis rambutan.

menjadikan rumah dengan hutan di pekarangannya akan menjadi sebuah pemandangan yang berbeda. tak ada keindahan visual. namun di dalamnya terdapat kekayaan jenis yang melimpah. penempatan pohon, apalagi pohon buah, akan memberikan manfaat lain, selain hanya sekedar kesejukan. dengan menanam pohon buah akan memberikan manfaat pangan bagi penghuni rumah.

jenis-jenis pohon lainnya yang sangat menarik untuk ditanam adalah jenis sukun, belimbing, sawo, kelapa ataupun jenis yang tak berbuah namun memberikan manfaat bagi lingkungan, semisal pulai, meranti, ataupun ulin. manfaat obat dari sebuah jenis tanaman bisa juga menjadi sebuah pertimbangan dalam memilih jenis tanaman.

bila belum membangun rumah, akan lebih baik bila membangun rumah panggung, dimana tipe rumah ini akan memberikan ruang bagi air dapat merembes ke dalam tanah. selain juga dengan rumah panggung akan memperoleh sirkulasi udara lebih baik di dalam rumah.

menanam pepohonan (khususnya pohon buah) di pekarangan serta membangun rumah dengan mempertimbangkan ekologi, akan memberikan kehidupan yang lebih bergairah dan kreatif bagi penghuninya.

4 Comments:

Blogger udin_gempor said...

apakah hutan itu masih ada?? apakah semua orang tau akan pentingnya hal itu??

Friday, September 22, 2006  
Blogger Assep Purna Mulyanto said...

bikin dong cara nanam pohon buat daerah sempit kayak indonesia, makin lama tanah di negara kita kan makin berkurang. kegusur sama mall2

Wednesday, October 18, 2006  
Anonymous timpakul said...

penting memberitahukan tentang pentingnya pohon kepada siapa saja. karena ini tak selalu diberitahukan di rumah dan di sekolah.

daerah indonesia tak sempit... yang menjadikannya sempit adalah perijinan perusahaan tambang, perkebunan besar dan hutan tanaman industri. bukan sekedar mall yang menggusur lahan produktif, rawa dan kawasan lindung, tapi juga industri ekstraktif. tak perlu diberitahu caranya, tapi berikan sebuah ruang agar anak negeri dapat bebas berinovasi dan berkarya.

Tuesday, October 31, 2006  
Blogger condet said...

informasi tentang pohon Pulai dan cara mendapatkan bibitnya bisa diperoleh di http://pule3.wordpress.com

terima kasih

Monday, June 02, 2008  

Post a Comment

<< Home